Ada Nabi yang Berdakwah Nyaris Seribu Tahun

oleh -10 Dilihat

“Wahai kaumku! Sesungguhnya, aku ini seorang pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu, (yaitu) sembahlah Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,” sampai pada firman-Nya, “Dan sungguh, Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).” (Nuh: 2-14).

Seruan demi seruan itu tak dihiraukan kaum Nabi Nuh AS yang terlanjur larut dalam kesesatan. Mereka justru mendebat setiap perkataan sang rasul. Ini terjadi dalam beberapa generasi. Setiap generasi berlalu, mereka berpesan kepada generasi berikutnya agar tidak beriman kepada Nuh dan harus menentangnya.

Nabi Nuh AS terus berdakwah dengan sabar dan penuh kelembutan selama ratusan tahun. Allah SWT berfirman, “Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian, mereka dilanda banjir besar dalam keadaan sebagai orang-orang zalim.” (QS Al Ankabut: 14)

Baca Juga  Empat Warga Lisabata Tertembak, Siapa di Balik Tembakan?

Setelah putus asa melihat kaumnya yang terus mendustakannya, Nabi Nuh AS akhirnya memanjatkan doa. Allah SWT pun mengabulkan doa itu dan mengirimkan bencana besar sebagai azab bagi kaum Nuh.

Sebelum azab tiba, Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh AS membuat kapal besar untuk menyelamatkan diri bersama orang-orang saleh nantinya. Panjang kapal Nabi Nuh AS menurut Qatadah mencapai 300 hasta dengan lebar 50 hasta. Sementara Hasan Al-Bashri menyebut panjangnya 600 hasta dengan lebar 300 hasta dan Ibnu Abbas bilang 1.200 hasta dengan lebar 600 hasta. Pendapat lain menyebut panjang kapal mencapai 2.000 hasta. Adapun untuk tingginya, semua mengatakan mencapai 30 hasta.

No More Posts Available.

No more pages to load.