Advokat Minta Polisi Tindak Ramaja Pelaku Penganiayaan di Halsel

oleh -175 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Penganiayaan terhadap anak usia 12 tahun oleh sekumpulan anak-anak sepentaran, mendapat kecaman dari advokat Irsan Ahmad.

Menurut Irsan, tindakan persekusi tersebut merupakan sebuah tindakan membahayakan bagi anak seusia mereka, maka ini wajib dilakukan upaya pembinaan lebih khusus, terutama orang tua mereka masing-masing.

Menurutnya, tindakan kekerasan tersebut sangat tidak dibenarkan, baik oleh hukum agama maupun hukum negara.

“Saya kira itu tidak dibenarkan. Apalagi itu orang dewasa yang semestinya cara berpikirnya lebih rasional,” kata Irsan sapaannya, kepada wartawan sabtu , (30/4/2022).

Jika anak tersebut berbuat salah, kata Irsan, tiga Remaja tersebut sebaiknya cukup menasihati, bukan melakukan aksi tak terpujih yang berujung pada Tindak Pidana Kekerasan.

Baca Juga  Hasil La Liga: Real Sociedad vs Real Madrid 0-0. Simak 5 Fakta Menarik Ini

“Atas kejadian itu, saya mendesak kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas agar ke depan tidak terjadi aksi penganiayaan yang sama,” tegas Irsan.

“Apalagi melalui video viral dengan durasi 5.38 Menit itu sangat jelas bahwa korban kekerasan itu anak masih dibawah umur. Sudah tentunya keluarga dari korban sudah pasti merasa kecewa dan tidak puas,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan media ini senelumnya, aksi kekerasan anak kecil yang diduga kuat dilakukan tiga (3) remaja viral di Media Sosial di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Aksi 3 Remaja menganiaya seorang anak yang viral tersebut diduga terjadi di sebuah halaman Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.