Porostimur.com, Ternate – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, menyesalkan pernyataan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, yang berbeda-beda terkait kasus yang menimpa jurnalis cermat.co.id, Nurkholis Lamaau.
Pernyataan itu, disampaikan Wakil Wali Kota yang dimuat kabarhalmahera.com bertajuk Muhammad Sinen Minta Maaf ke Polres Tidore Atas Insiden “Keributan” di Ruang SPKT. Minggu 04/09/2022.
Dalam berita tersebut, Wakil Wali Kota menyatakan “Karena saya liat dia sudah mulai tidak sopan dan bicara banyak, sambil bilang ke saya kalau torang tra baku tako. saya kemudian bergegas dan menutup mulutnya. Dari situ kemudian kami dilerai oleh beberapa petugas polisi yang ada di dalam ruang SPKT,” pungkasnya.
Padahal, kata Sekretaris AJI Kota Ternate Faris Bobero, sebelumnya, pada Jumat, 02 September 2022, ketika dikonfirmasi cermat, Wakil Wali Kota menyatakan ia hanya mencubit hidung Nurkholis saat di Polres Tidore.
Wakil Wali Kota juga menyatakan bahwa ponakannya, Ari, sebagai pelaku, hanya tampeleng (menampar) korban. Bukan memukul di bagian leher sebanyak dua kali seperti pengakuan Nurkholis. Bahkan, Wakil Wali Kota menyuruh–silakan melihat hasil visum. Padahal, saat itu, hasil visum pun belum diterima oleh pihak kepolisian.









