Akui Kemenangan Iran, 100 Ulama Muslim Sebut Trump dan Netanyahu Musuh Tuhan

oleh -533 views

“Menurut prinsip-prinsip hukum Islam (Syariah) yang telah ditetapkan, segala bentuk kompromi, normalisasi hubungan, atau kolaborasi dengan rezim pendudukan Zionis yang tidak sah dan kebijakan-kebijakan represif Amerika Serikat dilarang secara agama,” demikian pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa hal itu secara terang-terangan melanggar hak-hak rakyat Palestina dan negara-negara tertindas di kawasan tersebut.

Para ulama menyerukan kepada seluruh umat Islam dan elit intelektual dunia Islam untuk bersatu, menyatukan sikap, dan membentuk front persatuan untuk melawan konspirasi AS, Israel, dan sekutu-sekutunya.

“Saat ini, lebih dari sebelumnya, Umat Islam membutuhkan persatuan, serta solidaritas intelektual, … agama, dan politik.”

Mengakui kemenangan Republik Islam Iran yang menentukan dan menyeluruh dalam perang 12 hari yang dipaksakan oleh Israel, pernyataan tersebut menyatakan bahwa kemenangan tersebut telah membuktikan bahwa era dominasi Amerika dan Israel yang tak tertandingi telah berakhir.

Pada 13 Juni, rezim Israel melancarkan agresi ilegal terhadap Iran, yang menyebabkan terbunuhnya banyak komandan senior, ilmuwan nuklir, dan warga negara biasa.

Baca Juga  John Herdman Bawa Lima Calon Debutan ke Piala AFF 2026, Siap Dapat Kesempatan Perdana

Melansir Press TV, Iran membalas dalam waktu kurang dari 24 jam dengan rentetan rudal dan drone, dan kemudian melanjutkannya dengan serangkaian operasi balasan di bawah Janji Sejati III.

No More Posts Available.

No more pages to load.