Porostimur.com, Washington – Serangan rudal Iran yang menewaskan dua personel militer Amerika Serikat (AS) pekan lalu dilaporkan menghantam langsung barak tempat para tentara beristirahat di kompleks Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania.
Informasi tersebut diungkap The Wall Street Journal (WSJ) dalam laporan yang terbit Senin (20/7/2026), dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat yang mengetahui insiden tersebut. Laporan itu menyebut pangkalan militer tersebut menjadi sasaran tiga serangan rudal dalam kurun waktu 24 jam pada Jumat (17/7/2026).
Salah satu rudal dilaporkan menghantam unit hunian prefabrikasi atau barak berbentuk kontainer yang digunakan sebagai tempat tidur personel militer AS.
WSJ juga melaporkan tim penyelamat menemukan satu jenazah lagi di lokasi serangan yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.
Tiga Gelombang Serangan
Menurut laporan WSJ, serangan pertama menghantam fasilitas pusat kebugaran (gym) di dalam pangkalan sesaat setelah sirene peringatan berbunyi. Sejumlah personel dilaporkan mengalami luka-luka ketika berusaha menyelamatkan diri menuju tempat perlindungan.
Serangan kedua kemudian menghantam sebuah hanggar pesawat yang saat itu dalam kondisi kosong.
Adapun rudal ketiga menjadi serangan paling mematikan setelah menghantam langsung barak tempat personel militer AS sedang beristirahat.









