Porostimur.com, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, mendesak pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan klarifikasi terbuka terkait penetapan pemenang lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Halmahera Barat, Maluku Utara.
Desakan ini disampaikan menyusul dinamika publik atas latar belakang korporasi PT Ormat Geothermal Indonesia yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan entitas negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Republik Indonesia.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (19/2), legislator asal daerah pemilihan Maluku Utara itu menegaskan bahwa kebijakan investasi di sektor strategis seperti energi tidak boleh semata-mata bertumpu pada pertimbangan teknis dan ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia.
“Kami meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka profil serta rekam jejak pemenang lelang di Telaga Ranu. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kedaulatan energi nasional tetap berpijak pada nilai kemanusiaan dan konsistensi sikap Indonesia terhadap kemerdekaan bangsa-bangsa, termasuk Palestina,” ujar Alqassam.
Ia mengingatkan agar setiap keputusan investasi tidak menabrak koridor konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yang menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan dan keadilan global.









