Alqassam Kasuba Dorong Penguatan Ekosistem Musik di Malut untuk Ekonomi Kreatif

oleh -191 views

“Kemenekraf berperan sebagai konduktor ekosistem, pemerintah daerah sebagai panggung, dan masyarakat sebagai jiwa industri kreatif. Kami di Komisi VII mendorong agar kebijakan dan anggaran ekonomi kreatif diarahkan ke wilayah timur, agar Maluku Utara tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” ujarnya.

Alqassam juga meminta pemerintah daerah menyiapkan regulasi dan fasilitas pendukung agar musisi lokal dapat bersaing secara profesional.

Optimisme Menuju Pusat Ekonomi Kreatif di Timur

Dalam sambutannya, Alqassam menyampaikan refleksi bahwa musik adalah identitas dan kebanggaan masyarakat.

“Musik adalah cara kita mengingat siapa kita. Ketika musik Maluku Utara hidup, identitas kita juga hidup. Ekonomi daerah akan tumbuh dari jiwa yang bernyanyi, bukan hanya dari industri tambang,” katanya.

Kegiatan yang berlangsung dua hari ini diikuti ratusan pelaku musik, komunitas seni, akademisi, dan perwakilan pemerintah daerah se-Maluku Utara. Narasumber nasional menghadirkan materi terkait musicpreneurship, digital distribution, hak cipta kreatif, dan pengembangan SDM kreatif.

Baca Juga  Libur Mei 2026 Didominasi Hari Besar, Iduladha Buka Peluang Long Weekend

Alqassam optimistis, dengan dukungan generasi muda dan kolaborasi lintas sektor, Maluku Utara dapat menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis budaya dan musik di kawasan timur Indonesia. (Amirudin Irsad)

No More Posts Available.

No more pages to load.