Artinya, tanggal yang hari ini dianggap sebagai sesuatu yang seolah-olah sudah final sejak 1575, sesungguhnya baru ditetapkan secara resmi pada 1972, hampir empat abad setelah periode yang dijadikan tahun kelahirannya.
Masalah Besarnya: Tidak Ada Peristiwa 7 September 1575
Di sinilah persoalan historiografis itu menjadi serius. Tidak ada dasar kuat yang menunjukkan bahwa pada 7 September 1575 berlangsung sebuah peristiwa pendirian Kota Ambon.
Bahkan sumber arkeologi yang dikutip ANTARA menyebut pembangunan Benteng Nossa Senhora da Anunciada berawal dari benteng di Pantai Honipopu dan peletakan batu pertama disebut terjadi pada 23 Maret 1575 oleh Sancho de Vasconcelos.
Ini berarti, bahkan apabila tahun 1575 hendak dipertahankan, tanggalnya pun menghadapi persoalan. Bukan 7 September.
Salah satu sumber arkeologi menyebut 23 Maret 1575. Sementara sumber historis lain menunjuk pada 25 Maret 1576.
Dan di antara tanggal-tanggal tersebut, tidak ditemukan pijakan yang meyakinkan bahwa 7 September 1575 merupakan hari peletakan batu pertama benteng.
Maka pertanyaan yang seharusnya diajukan bukan lagi sekadar: “Benarkah Kota Ambon lahir pada 7 September?”
Melainkan: “Bagaimana sebuah tanggal yang berasal dari peristiwa politik tahun 1921 kemudian ditempatkan pada tahun 1575?”









