Angkatan Muda GPM Dalam Menghadapi Dinamika Perubahan

oleh -277 views

Oleh : Julius Latumaerissa, Akademisi dan Pemerhati Maluku

Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) merupakan wadah pemuda yang memiliki usia yang tua. AM-GPM lahir sebagai wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda gereja di Maluku.

Sebagai wadah pembinaan Generasi Muda (GM) maka AM-GPM tentu memiliki sejarah panjang, dan pahit getir dalam dinamika pembangunan jemaat dan masyarakat.

AM-GPM hari ini dihadapkan dengan realitas dan tantangan yang keras, sehingga sebagai wadah pengkaderan pemuda gereja AMGPM ditutntut untuk lebih peka dalam memahami tanda-tanda zaman sehingga mampu membina dan mempersiapkan GM gereja menjadi GM yang tangguh, profesional, memiliki integritas sebagai insan kristiani yang takut akan Tuhan dan selalu mengedepankan kasih dan pelayanan dengan landasan rasio dan logika yang sehat.

AM-GPM harus mampu menciptakan kader pemuda gereja sebagai kader bangsa dan kader pembangunan yang memiliki wawasan kebangsaan dan nasionalisme yang kuat dan teguh dalam kebersamaan ditengah heterogenitas sosial di Maluku.

Baca Juga  Tentara Israel Gunakan Peti Mati sebagai Alat Penyiksaan Terhadap Tahanan Palestina

Kader AM-GPM harus terbuka terhadap lingkungan sosial dan mampu menjadikan dirinya sebagai INISIATOR, PIONIR dan bukan sebaliknya menjadi FOLLOWERS. Untuk menjadi INISIATOR maka semua kader AM-GPM harus meningkatkan kualitas intelektual melalui berbagai proses akademis baik formal dan informal, dan meningkatkan kemampuan LITERASI dalam semua aspek yang kemudian mampu menciptakan TRAND ISU yang konstruktif, dengan konstruksi berpikir yang terstruktur-sistimatis dan sistemik.