Porostimur.com, Ambon – Anggota DPRD Maluku Anos Yeremias, menegaskan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela harus menjadi momentum kebangkitan sumber daya manusia (SDM) Maluku, bukan sekadar ditandai dengan besarnya nilai investasi maupun kapasitas produksi gas yang akan dihasilkan.
Menurut Anos, keberhasilan proyek migas tersebut harus diukur dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Maluku, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk menyiapkan SDM lokal sebelum proyek memasuki tahap konstruksi maupun produksi.
“Jangan sampai ketika kebutuhan tenaga kerja meningkat, alasan SDM lokal belum siap kembali dijadikan pembenaran untuk mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah,” kata Anos.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Anos mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal Blok Masela yang melibatkan pemerintah daerah, perusahaan pelaksana proyek, perguruan tinggi, SMK, Balai Latihan Kerja (BLK), dunia usaha, serta organisasi profesi.









