Porostimur.com, Mashhad – Ratusan ribu warga memadati kawasan kompleks makam Imam Reza di Kota Mashhad, Iran, Kamis (9/7/2026) sore waktu setempat, untuk mengikuti prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Prosesi berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan setelah Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran.
Berdasarkan laporan koresponden RIA Novosti, militer AS melancarkan serangkaian serangan udara pada Rabu (8/7/2026) hingga Kamis dini hari. Sebagai balasan, Iran mengklaim telah menyerang pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait, serta menuding Washington melanggar nota kesepahaman penghentian permusuhan.
Meski situasi keamanan memanas, antusiasme masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei tidak surut. Sejak pagi, ribuan pelayat telah memadati jalan-jalan menuju kompleks makam Imam Reza sambil mengibarkan bendera Iran dan membawa foto-foto mendiang.
Prosesi Sempat Mengalami Penundaan

Jenazah Ali Khamenei semula dijadwalkan tiba dari Kota Najaf, Irak, pada Kamis pukul 06.00 waktu setempat. Namun, prosesi pemakaman baru dimulai sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah kedatangan jenazah mengalami keterlambatan.
Penundaan tersebut tidak mengurangi jumlah pelayat yang terus berdatangan. Massa tetap bertahan di sekitar lokasi sambil melantunkan slogan-slogan keagamaan dan doa untuk mendiang pemimpin Iran itu.









