3. Risiko iritasi dan reaksi kulit

ilustrasi memakai parfum (freepik.com/freepic.diller)
Selain karena dekat dengan kelenjar tiroid, leher juga termasuk area yang sensitif dan sering terpapar sinar matahari. Kandungan parfum tertentu dapat memicu kemerahan, gatal, atau bahkan perubahan warna kulit.
Jika kamu memiliki kulit sensitif, risiko ini bisa terasa lebih cepat. Adapun ketika penggunaan berulang, kulit bahkan dapat menunjukkan reaksi yang parah, seperti rasa terbakar.
4. Cara aman memakai parfum

freepik.com/Lifestylememory
Nah, setelah mengetahui jawaban apakah boleh semprot parfum di leher, kamu bisa memulai alternatif penggunaan parfum dengan cara yang lebih aman. Untuk mengurangi risiko, kamu bisa menyemprot parfum ke pakaian seperti kerah.
Cara ini tetap memberikan aroma tanpa kontak langsung dengan kulit leher. Menggunakan parfum secukupnya juga membantu mengurangi paparan berlebihan. Dengan begitu, kamu tetap bisa wangi tanpa mengorbankan kesehatan kulit dan tubuh.
Itulah dia jawaban dari apakah boleh semprot parfum di leher yang perlu kamu ketahui. Yuk, gunakan parfum dengan lebih aman mulai sekarang!
sumber: popbela









