Porostimur.com | Ambon: Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat, pada April 2021, dari 90 Kota IHK di Indonesia, tercatat 72 kota mengalami inflasi dan 18 kota mengalami deflasi.
Kepala BPS Maluku Asep Riyadi dalam rilisnya yang diterima redaksi Porostimur.com, Senin (3/5/2021), menyebutkan, iflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu sebesar 1,31 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Yogyakarta sebesar 0,01 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura sebesar 1,26 persen. Deflasi terendah terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,02 persen.
Asep bilang, Kota Ambon mengalami inflasi sebesar 0,16 persen dengan IHK 105,66. Sedangkan Kota Tual juga mengalami inflasi sebesar 0,52 persen dengan IHK 107,31.
Asep menjelaskan, dari 90 Kota IHK, ranking IHK Kota Ambon turun ke posisi ke-56. Ranking IHK Kota Tual juga naik ke posisi 20. Inflasi bulanan Kota Ambon berada pada posisi ke-46, inflasi tahun kalender posisi ke-74.
Sedangkan inflasi tahun ke tahun pada ranking ke-89. Inflasi bulanan Kota Tual berada pada posisi ke-15, inflasi tahun kalender pada posisi ke-40, sedangkan inflasi tahun ke tahun berada pada ranking ke-15.

“Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan harga atau memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kota Ambon pada April 2021 diantaranya adalah: sawi hijau, bawang merah, tukang bukan mandor, kangkung, ikan layang, ikan cakalang, minyak goreng, anggur, cabai merah, dan bawang putih,” ujar Asep.




