AS Ancam Iran Jelang Perundingan Nuklir: Sepakati atau Perang!

oleh -8 Dilihat
Karoline Leavitt mengatakan Iran memiliki pilihan, menerima kesepakatan atau membayar dengan kensekuensi buruk (Foto: AP)

Porostimur.com, Washington – Amerika Serikat (AS) dan Iran, Sabtu (12/4/2025), menggelar perundingan nuklir di Oman. Gedung Putih memperingatkan Iran untuk mau mencapai kesepakatan atau negara itu akan menerima konsekuensi berat.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Presiden Donald Trump ingin mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Dia menegaskan, perundingan dengan Iran digelar secara langsung, tanpa perantara.

“Ini akan menjadi perundingan langsung dengan Iran, dan saya ingin memperjelasnya,” kata Leavitt, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia menambahkan Trump yakin dengan diplomasi, berbicara langsung dengan Iran di ruang yang sama guna mencapai tujuan yang ditentukan AS.

Pemerintahannya juga menyiapkan semua pilihan untuk menyikapi hasil perundingan nanti, berhasil atau gagal.

Baca Juga  Kisah Nabi Idris AS: Pelopor Peradaban Bergelar Asadul Usud

Dia memperingatkan dengan tegas kepada Iran dan tim keamanan nasionalnya, Iran akan menerima konsekuensi atas pilihan yang dibuat.

“Anda bisa menyetujui permintaan Presiden Trump atau akan ada banyak hal buruk yang harus dibayar, begitulah yang dirasakan Presiden. Dia merasa sangat yakin tentang hal itu,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi pada awal pekan ini mengatakan kedua pihak akan bertemu untuk perundingan tingkat tinggi, namun secara tidak langsung. 

No More Posts Available.

No more pages to load.