AS Dukung Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Vladimir Putin

oleh -0 Dilihat
Pemandangan tampak luar Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag, Belanda, Rabu, 31 Maret 2021. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin telah melakukan kejahatan perang. Foto: AP/Peter Dejong

“(Putin) diduga bertanggung jawab atas kejahatan perang berupa deportasi penduduk (anak-anak) yang tidak sah dan pemindahan penduduk (anak-anak) yang tidak sah dari wilayah pendudukan Ukraina ke Federasi Rusia,” kata ICC dalam sebuah pernyataan.

ICC juga menerbitkan surat penangkapan untuk Komisaris Hak Anak di Kantor Kepresidenan Rusia Alekseyevna Lvova-Belova. Dia dituduh melakukan kejahatan serupa seperti Putin.

ICC mengatakan bahwa majelis pra-sidangnya menemukan ada alasan logis untuk percaya bahwa setiap tersangka memikul tanggung jawab atas kejahatan perang berupa deportasi penduduk dan pemindahan penduduk yang tidak sah dari wilayah pendudukan Ukraina ke Federasi Rusia, dengan prasangka anak-anak Ukraina.

Bulan lalu Para peneliti dari Yale School of Public Health’s Humanitarian Research Lab telah menerbitkan laporan yang menyebut bahwa Rusia telah menempatkan setidaknya 6.000 anak-anak Ukraina di sejumlah kamp. Di tempat tersebut, anak-anak itu dicekoki propaganda oleh Moskow. Menurut Yale University, beberapa anak bahkan menjalani pelatihan militer.

“Tujuan kamp tampaknya adalah pendidikan ulang politik,” ungkap Nathaniel Raymond, salah satu peneliti Yale University yang terlibat dalam pembuatan laporan tersebut, dilaporkan Bloomberg, 15 Februari lalu.