AS Gunakan Berbagai Cara Bela Korsel

oleh -132 views
Dalam foto yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan Korea Selatan ini, pesawat pengebom B-52 A.S., C-17 dan F-22 Angkatan Udara A.S. terbang di atas Semenanjung Korea selama latihan udara bersama di Korea Selatan, Selasa, 20 Desember 2022. Amerika Serikat menerbangkan pesawat pengebom berkemampuan nuklir dan jet siluman canggih untuk unjuk kekuatan melawan Korea Utara pada hari Selasa, ketika saudara perempuan kuat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mencemooh keraguannya. militer negara dan mengancam uji coba rudal balistik antarbenua jarak penuh. Foto: South Korean Defense Ministry via AP

Pyongyang melakukan lebih dari 90 uji coba rudal pada 2022 saja, sementara menembakkan 69 rudal balistik yang menandai rekor baru rudal balistik yang diluncurkan dalam satu tahun. Rekor tahunan sebelumnya adalah 25.

“Hari ini kami menegaskan kembali komitmen kami untuk meningkatkan pertahanan sekutu kami terhadap ancaman bersama, serta komitmen kami untuk membela Republik Korea, menggunakan kemampuan penuh AS, termasuk kemampuan pertahanan nuklir, konvensional dan rudal,” kata Blinken, merujuk pada nama resmi Korsel.

Diplomat tertinggi AS itu menambahkan bahwa aliansi tersebut “adalah kunci perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di kawasan, dan siap untuk tumbuh lebih kuat lagi.”

Sementara, Menteri Luar Negeri Korsel Park menekankan pentingnya upaya denuklirisasi Semenanjung Korea.

“Menteri Blinken dan saya juga menegaskan kembali tekad kami yang tak tergoyahkan untuk denuklirisasi Korut,” kata Park tentang perundingannya dengan rekannya dari AS itu.

Baca Juga  DPRD Halbar Soroti LKPJ 2025, Rekomendasikan Perbaikan Setebal 25 Halaman

“Ini adalah prioritas utama dan pusat dari upaya bersama kami untuk membangun perdamaian yang berkelanjutan di Semenanjung Korea. Damai tanpa denuklirisasi adalah perdamaian palsu.”

Seoul dan Washington mengatakan bahwa Korut dapat melakukan apa yang akan menjadi uji nuklir ketujuh mereka “kapan saja.”