AS Serang Iran di Selat Hormuz, Ketegangan Memanas di Tengah Upaya Negosiasi

oleh -276 views
Helikopter AH-64 Apache jatuh di dekat Selat Hormuz, Iran dituding pelakunya oleh AS. Foto/yahoo

Kawasan tersebut dikenal sebagai titik vital jalur perdagangan energi dunia karena menjadi salah satu rute utama distribusi minyak global.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menilai keberadaan pasukan AS di sekitar wilayah Iran justru berisiko memicu insiden.

“Pasukan AS yang beroperasi di dekat wilayah Iran terus-menerus berisiko karena kesalahan manusia atau kecelakaan biasa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam terhadap setiap bentuk ancaman.

“Iran tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan. Tinggalkan wilayah kami jika Anda ingin aman,” tegasnya.

Bayangi Negosiasi dan Konflik Regional

Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah klaim Presiden Donald Trump bahwa pemerintahannya hampir mencapai kesepakatan dengan Iran.

Baca Juga  Sambut HUT ke-451 Kota Ambon, Pemkot Gelar Kerja Bakti dan Tanam Gadihu di Tujuh Lokasi

Seorang pejabat AS menyebut serangan tersebut sebagai “tembakan peringatan” dan diyakini tidak akan menggagalkan jalannya negosiasi.

Namun situasi semakin kompleks setelah Iran sebelumnya mengancam akan menangguhkan pembicaraan damai, menyusul serangan udara Israel di Lebanon yang menewaskan ribuan orang.

Dalam perkembangan lain, Trump dilaporkan telah melakukan komunikasi intens dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menahan eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.