Awal pekan ini, Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap dua kapal penyelundup narkoba di Pasifik Timur, menewaskan enam orang.
Hingga saat ini, militer AS telah melancarkan 19 serangan, menghancurkan 20 kapal, dan menewaskan 76 orang sebagai bagian dari kampanye antinarkotika, lapor CNN.
Pada akhir Oktober, pemerintahan Trump mengadakan pengarahan di Kongres AS untuk memaparkan justifikasi hukumnya atas serangan terhadap kapal-kapal Venezuela.
Namun, hanya Partai Republik yang diundang ke pengarahan tersebut, yang memicu tanggapan negatif dan kritik luas dari kalangan Partai Demokrat.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres meyakini serangan AS di Karibia bertentangan dengan hukum internasional, demikian pula Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk.
Sumber: sindonews









