Babak Baru Serangan Israel di Jalur Gaza

oleh -65 views

Situasi konflik antara Israel dan Palestina telah meningkat selama satu pekan terakhir, menandai pertempuran terburuk di Jalur Gaza yang menjadi rumah bagi dua juta warga Palestina sejak perang Israel dan Hamas pada 2014 yang menghancurkan. Ketegangan antara dua pihak dimulai pertama kali sejak satu bulan lalu di Yerusalem, sesaat setelah pengadilan Israel mengeluarkan putusan penggusuran puluhan keluarga Palestina, agar kediaman mereka kemudian ditempati oleh  pemukim Yahudi. Langkah ini memicu protes di seluruh wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Situasi semakin memburuk saat polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsha di Kota Tua Yerusalem, sekaligus situs suci ketiga bagi Umat Islam. Ratusan jamaah yang kebanyakan adalah warga Palestina terluka dalam kejadian ini.

Baca Juga  Suara Gereja yang Terkoptasi Oligarki?

Kelompok masyarakat pegiat hak asasi manusia (HAM) di Israel, B’Tselem, mengecam aksi penyerangan tentara zionis Israel (IDF) yang menyasar pemukiman masyarakat sipil di Gaza. Dalam sebuah pernyataan resminya, B’T Selem menyebut serangan tentara zionis Israel ke wilayah Gaza, sebagai aksi kejahatan perang. B’Tselem, mendesak komunitas internasional menekan Israel untuk penghentian serangan ke semua wilayah pendudukan di Palestina.