Bantah Isu Mark Up PLTS Rp7 Miliar, Kadis Kesehatan Kota Ambon: Sistem Masih Garansi Hingga 2027

oleh -22 Dilihat
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dr. Johan Norimana, memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar terkait operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di empat puskesmas.

Porostimur.com, Ambon – Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dr. Johan Norimana, memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar terkait operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di empat puskesmas. Dinas Kesehatan menegaskan nilai pengadaan PLTS bukan mencapai Rp7 miliar seperti yang ramai diberitakan, melainkan sebesar Rp3,6 miliar untuk empat puskesmas.

Johan Norimana, mengatakan klarifikasi tersebut disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai nilai proyek, fungsi PLTS, kendala teknis yang terjadi, hingga proses pemeliharaan sistem.

“Kalau disebutkan angka Rp7 miliar itu sebenarnya untuk delapan puskesmas. Kalau empat puskesmas yang dimaksud, anggarannya hanya Rp3,6 miliar, dan proses pembelian telah melalui e-katalog atau e-purchasing sehingga sudah sesuai spesifikasi,” ujar Norimana di Ambon, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga  FMI Maluku Dorong Pendakian Aman dan Ramah Lingkungan Lewat Sharing Session

Menurutnya, proyek pemasangan PLTS di Puskesmas Poka, Tawiri, Air Besar, dan Air Salobar juga telah melalui pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.

PLTS Hanya Berfungsi sebagai Listrik Cadangan

Norimana menjelaskan, PLTS di empat puskesmas tersebut sejak awal memang dirancang sebagai sumber listrik cadangan, bukan untuk menggantikan seluruh pasokan listrik dari PLN.

No More Posts Available.

No more pages to load.