Barack Obama Kritik Tajam Pidato Trump yang Dinilai Rasis

oleh -77 views

[carousel_slide id=’11594′]

@porostimur.com | Washington DC: Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengimbau warga Amerika untuk menolak segala bentuk perkataan pemimpin yang mengarah pada ujaran kebencian dan rasisme, Senin (5/8).

“Kita harus dengan tegas menyuarakan penolakan terhadap perkataan yang dikeluarkan para pemimpin kita yang menimbulkan ketakutan, dan kebencian, atau menormalkan sentimen rasisme,” jelasnya mengomentari pidato Presiden Donald Trump tentang penembakan Texas dan Ohio baru-baru ini.

Lebih jelas Obama menyebut pemimpin yang membentuk pemikiran seolah-olah Amerika hanya milik satu golongan saja.

“Pemimpin yang mengejek mereka yang berbeda dari kita, atau memengaruhi orang lain, termasuk para imigran, mengancam kehidupan kita, atau merendahkan orang lain,” tegasnya.

Baca Juga  Derek Loupatty Ajak Masyarakat Dukung Groundbreaking Blok Masela

Meski tidak menyebut secara jelas pihak yang dimaksud, namun diyakini ajakan tersebut mengarah pada Presiden Donald Trump.

Pasalnya, pernyataan tersebut muncul setelah pidato Trump soal penembakan Texas dan Ohio.

Selama kampanye presidennya, Trump kerap menggambarkan imigran Meksiko sebagai pembunuh dan pemerkosa.

Sementara belum lama ini, Trump sempat mendapat kecaman terhadap empat anggota kongres perempuan non kulit putih.