Basoma: Napas Kehidupan dari Laut Batang Dua

oleh -132 views
Sastrawan Maluku Wirol Haurissa

Setiap pagi, sebelum matahari menyapa, perahu-perahu kecil sudah berlayar, membelah ombak, menjemput rezeki dari samudera luas.

Kegigihan Sang Pelayanan: dari Kisah Pak Soma

Di antara para nelayan itu, ada seorang pria tua bernama Pak Soma. Rambutnya sudah memutih, dan kulitnya mengkerut karena terpaan angin dan matahari laut.

Namun, semangatnya tak pernah padam. Setiap fajar, Pak Soma sudah siap dengan jaringnya, memanjatkan doa, memohon berkat dan keselamatan.

Tak jarang, laut tak bersahabat. Badai datang, ombak meninggi, dan hasil tangkapan nihil. Rasa lelah dan putus asa sesekali datang.

Tapi Pak Soma tak pernah menyerah. “Laut itu seperti kehidupan,” katanya suatu kali pada cucunya. “Kadang memberi, kadang juga menguji. Yang penting, kita jangan pernah berhenti berusaha.” Kata-kata ini ia tanamkan pada setiap nelayan di sana.

Baca Juga  Penindasan Kaum Intelektual

Kegigihan Pak Soma bukan hanya tentang seberapa sering ia melaut, tapi juga tentang kesabarannya yang luar biasa. Ia bisa berjam-jam menanti di tengah laut, menata jaringnya dengan cermat, lalu menariknya dengan segenap tenaga.

Seringkali, hasilnya tak mengecewakan. Keranjang-keranjang ikannya penuh, membawa senyum bagi keluarga dan tetangganya.

Tradisi Berbagi: Menjaga Kelangsungan Hidup

No More Posts Available.

No more pages to load.