Bawaslu Malut Dorong Penguatan Budaya Politik Partisipatif di Era Demokrasi Digital

oleh -153 views
Bawaslu Provinsi Maluku Utara mendorong penguatan budaya politik partisipatif melalui kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Halmahera (Uniera), Jumat (6/2/2026).

Porostimur.com, Tobelo – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara mendorong penguatan budaya politik partisipatif melalui kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Halmahera (Uniera), Jumat (6/2/2026).

Kegiatan bertema “Menavigasi Budaya Politik Partisipan di Era Demokrasi Digital” ini digelar di Aula Uniera, Kecamatan Tobelo, dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa. Forum tersebut menjadi ruang diskusi antara penyelenggara pemilu dan kalangan akademisi dalam merespons dinamika demokrasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Literasi Politik di Era Digital

Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Dr Adrian Y. Naleng, mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah pola partisipasi politik masyarakat secara signifikan. Menurutnya, demokrasi digital membuka ruang inklusivitas yang lebih luas dan mempercepat arus komunikasi politik di tengah masyarakat.

Baca Juga  Jersey Tim Piala Dunia di Pasar Maba Sangaji Laris Manis, Pembeli Didominasi Warga Maba Selatan

Namun, di balik peluang tersebut, terdapat tantangan serius berupa maraknya disinformasi dan ujaran kebencian di ruang digital yang dapat memengaruhi kualitas demokrasi.

“Perkembangan teknologi digital mengubah pola partisipasi politik masyarakat. Demokrasi digital meningkatkan inklusivitas dan kecepatan komunikasi, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi dan ujaran kebencian. Karena itu, literasi politik menjadi sangat penting,” ujar Adrian.

No More Posts Available.

No more pages to load.