Bendahara Setda SBB Bantah Disebut Aspri Istri Bupati

oleh -5 Dilihat
Bendahara Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Hasniati, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut dirinya sebagai Asisten Pribadi (Aspri) istri Bupati SBB Yeni Rosbayani Asri.

Porostimur.com, Piru — Bendahara Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Hasniati, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut dirinya sebagai Asisten Pribadi (Aspri) istri Bupati SBB Yeni Rosbayani Asri.

Hasniati dengan tegas membantah informasi tersebut. Ia menjelaskan, kedekatannya dengan istri Bupati dalam sejumlah agenda bukan karena dirinya bekerja sebagai Aspri, melainkan berkaitan dengan tugas organisasi yang secara resmi menempatkannya dalam kepengurusan yang dipimpin Yeni Rosbayani Asri.

Hasniati menyebut dirinya saat ini dipercaya sebagai Sekretaris DPD Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten SBB. Selain itu, ia juga terlibat dalam kepengurusan Tim Penggerak PKK Kabupaten SBB.

“Kalau saya sering bersama beliau, itu karena ada tugas organisasi. Saya Sekretaris DPD Lasqi dan juga aktif di Tim Penggerak PKK. Jadi bukan karena saya Aspri,” tegas Hasniati.

Menurut dia, penyebutan dirinya sebagai Aspri tanpa dasar yang jelas berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Baca Juga  Dalih Periksa BBM, Tiga Orang Diduga Minta Rp10 Juta ke Pemilik Toko di Piru

Tegaskan Dua Tanggung Jawab Berbeda

Hasniati menekankan bahwa tugasnya sebagai Bendahara Setda SBB dan tanggung jawabnya dalam organisasi merupakan dua hal yang berbeda.

Ia mengaku memahami batas kewenangan masing-masing dan berupaya menjalankan seluruh tugas berdasarkan ketentuan serta prosedur yang berlaku.

No More Posts Available.

No more pages to load.