Benhur Watubun: Penghargaan Pendidikan Maluku Jangan Berhenti di Seremoni

oleh -7 Dilihat
Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun, justru meminta penghargaan tersebut dijadikan momentum untuk membuktikan bahwa pelayanan pendidikan di Maluku benar-benar mengalami perbaikan.

Dengan demikian, penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi catatan prestasi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk mempercepat pembenahan sektor pendidikan.

Guru Dituntut Melek Teknologi, Fasilitas Sekolah Harus Mengikuti Zaman

Selain persoalan pemerataan, Watubun melihat tantangan pendidikan Maluku kini juga berkaitan dengan perkembangan teknologi digital.

Perubahan pola belajar dan kehidupan peserta didik membuat guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.

“Pendidik tidak boleh gagap teknologi. Materi pembelajaran perlu disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh siswa. Guru juga menjadi benteng utama dalam membimbing anak-anak menggunakan teknologi secara positif,” katanya.

Menurut Watubun, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.

Baca Juga  Zidane Umumkan Skuad Perdana Prancis, Lima Wajah Baru Dipanggil, Kanté Terdepak

Teknologi tidak cukup hanya tersedia di sekolah. Pemanfaatannya harus mampu mendukung proses belajar dan membantu peserta didik memperoleh pengalaman pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan memberikan perhatian terhadap sertifikasi guru sekaligus pemenuhan fasilitas sekolah sesuai standar modern.

Di titik inilah penghargaan dari Kemendagri diuji.

No More Posts Available.

No more pages to load.