Pasca-bentrokan, kondisi di kedua desa berhasil dikendalikan. Aparat gabungan dari Brimob, Polres, dan Polsek masih disiagakan di perbatasan untuk mencegah bentrok susulan.
Upaya Mediasi
Saat ini proses mediasi masih terus dilakukan dengan melibatkan tokoh adat, masyarakat, dan pemerintah kedua desa.
Kapolres Kepulauan Tanimbar mengimbau warga untuk menahan diri dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur musyawarah atau melapor ke Bhabinkamtibmas dan Polsek terdekat.
“Kami harap masyarakat kedua desa tidak mudah terprovokasi dan menjaga situasi kamtibmas yang aman serta kondusif,” pungkas AKBP Ayani. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









