Berdasarkan Rapid Test, Dua Orang di Maluku Utara Terindikasi Positif Covid-19

oleh -3.352 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Pelaksanaan rapid test atau test cepat terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di 3 daerah yakni Kota Ternate, Halmahera Barat, dan Tidore Kepulauan, ditemukan 2 orang positif dari 100 orang lebih di tes cepat atas wabah virus Corona (COVID-19) di Provinsi Maluku Utara.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara Rosita Alkatiri mengatakan, dari hasil rapid test tersebut, 2 orang positif yakni 1 orang dalam pemantauan (ODP) asal halmahera Barat dan 1 orang pasien dalam pengawasan (PDP) asal halmahera Utara, yang saat ini rapat di ruang isolasi RSUD Chasan Bosoeri Ternate.

“Dua orang itu saat ini, satu orang diisolasi mandiri, dan satu orang sementara dirawat di ruang isolasi COVID-19 RSUD CB Ternate,” katanya.

Baca Juga  Setubuhi gadis bawah umur, pimpinan umat resmi ditahan

Namun menurut Rosita, hasil rapid test hanya merupakan scraning awal, dan untuk memastikan sesorang positif corona dibutuhkan swab test uji spacemen dan dikirm ke Litbang Kemenkes di Jakarta.

Dua orang tersebut salah satunya mejalani isolasi di rumah dengan status orang dalam pengawasn (ODP), sedangkan satunya lagi berstatus pasien daam pengawasan (PDP).

Keduanya memiliki gejala demam dan salah satunya dengan riwayat perjalanan dari Kalimantan.

“Satu orang berstatus PDP dan menjalani isolasi di RSUD Chasan Bosoirie, dan satunya di rumah dalam pengawasan petugas,”ungkap Rosita dalam jumpa pers di Sahid Bella Hotel, Sabtu (4/4/2020).

Dia juga menjelaskan, satu pasien yang dirujuk ke RSUD Chasan Bosoirie yang merupakan penumpang KM Labobar yang tiba di Ternate pada jumat malam (3/4/2020).

Baca Juga  5 Lembaga Rayakan HUT Perdana JMSI dengan Penghijauan dan Baksos

“Penumpang tersebut dalam pemeriksaan ada kenaikan suhu tubuh, dan langsung dilarikan ke RUSD Chasan Bosoirie,” katanya.

Berdasarkan data Gugus Tugas menyebutkan, total PDP yang sementara menjalani isolasi di RSUD CB telah berkurang menjadi enam orang dari total sebelumnya delapan orang, setelah dua PDP asal Halut dan Halbar telah dinyatakan sehat dan dipulangkan. (red/rtm/msc/pm)