Biden Setujui Bantuan Militer ke Taiwan Gunakan Program Negara Berdaulat

oleh -104 views
Personel militer Taiwan (ilustrasi). Foto: EPA-EFE/RITCHIE B.TONGO

FMF merupakan rekening bantuan militer terbesar yang dikelola oleh Departemen Luar Negeri. Program ini terutama memberikan bantuan hibah kepada pemerintah asing untuk pembelian peralatan pertahanan dan pelatihan militer AS di bawah program Penjualan Militer Asing.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengonfirmasi pemberitahuan tersebut kepada Kongres. Dia mengatakan keputusan untuk memberikan bantuan FMF kepada Taiwan tidak mencerminkan perubahan apa pun dalam kebijakan AS.

Beijing mengklaim pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya sendiri. Cina telah memperingatkan terhadap segala bentuk “pertukaran resmi” antara AS dan Taiwan. Taiwan menolak klaim kedaulatan Cina dan mengatakan hanya rakyat Taiwan yang dapat menentukan masa depannya.

Baca Juga  Inspektorat Belum Hitung Kerugian Negara di Kasus Dugaan Penyimpangan DD-ADD Desa Labuha

Cina pun telah berulang kali mengajukan keluhan kepada AS mengenai bantuan militer dan penjualan ke pulau tersebut. Kementerian Pertahanan Cina mengatakan, militer AS harus menghentikan segala bentuk kolusi militer dengan pulau tersebut.

Sedangkan AS tetap menjadi pemasok senjata terpenting Taiwan. Pada bulan lalu, AS mengumumkan paket bantuan senjata Taiwan senilai hingga 345 juta dolar AS.

Pekan lalu, Washington juga menyetujui kemungkinan penjualan sistem pencarian dan pelacakan inframerah untuk jet tempur F-16. AS juga menjual peralatan lainnya senilai 500 juta dolar AS ke Taiwan.