Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut.
Selain ancaman rob, BMKG juga mengeluarkan peringatan soal cuaca ekstrem yang akan terjadi di Indonesia. Menurut mereka, cuaca ekstrem berpotensi terjadi karena adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu, yang membentuk daerah pertemuan / perlambatan kecepatan angin (konvergensi).
Daerah konvergensi lainnya memanjang di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, di Bengkulu, di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dari Maluku Utara hingga Papua Barat.
Kondisi itu dinilai mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.
Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di sebagian besar Sumatera, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.
BMKG memprediksi hujan disertai petir akan terjadi pada hari ini, Selasa, 24 Mei 2022 di Bengkulu dan Pangkal Pinang. Hujan skala sedang kemungkinan terjadi di Serang, Jakarta Pusat, Mamuju dan Padang.
Dan, hujan skala ringan di Jambi, Bandung, Semarang, Banjarmasin, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Manokwari, Pekanbaru, Makassar, Kendari, Manado, Palembang dan Medan. Suhu udara berkisar antara 20-34°C dengan suhu terendah di Bandung. Suhu tertinggi di Banda Aceh, Denpasar dan Pontianak. (red)









