Rincian prakiraan cuaca selama periode 20–26 Oktober 2025 antara lain:
- 20–21 Oktober: hujan sedang hingga lebat di Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Pulau Taliabu.
- 22–23 Oktober: hujan sedang hingga lebat berlanjut di wilayah yang sama.
- 24–26 Oktober: hujan lebat semakin meluas hingga mencakup wilayah Kepulauan Sula.
“Kami mengimbau pemerintah daerah bersama instansi terkait seperti BPBD, Balai Wilayah Sungai, dan Dirlantas Polda Maluku Utara meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi,” tegas Sakimin.
BMKG meminta pemerintah daerah memastikan infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air dalam kondisi siap menghadapi curah hujan tinggi.
Petugas di lapangan juga diingatkan untuk mengantisipasi pohon tumbang dan mengatur arus lalu lintas di kawasan rawan banjir dan longsor.
Bagi masyarakat, Sakimin menekankan pentingnya mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing serta memahami langkah mitigasi dasar:
“Jangan membuang sampah sembarangan, jaga kebersihan drainase, dan hindari aktivitas di area rawan longsor atau sungai saat hujan deras. Selalu ikuti informasi resmi dari BMKG melalui media sosial, aplikasi Info BMKG, atau layanan cuaca lokal di Malut,” pesannya.
Dengan langkah-langkah antisipatif ini, BMKG berharap masyarakat dan pemerintah daerah dapat mengurangi risiko bencana serta menjaga keselamatan warga selama periode cuaca ekstrem. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










