Bolehkah Titip Doa ke Orang yang Berangkat Haji? Ini Penjelasannya

oleh -32 views

Tradisi menitipkan doa kepada keluarga atau kerabat yang berangkat ke Tanah Suci sudah lama hidup di tengah masyarakat Indonesia. Banyak yang meyakini bahwa doa yang dipanjatkan di Makkah dan Madinah memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan.

Namun, di balik kebiasaan tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah menitipkan doa kepada orang yang berhaji memang dibolehkan dalam Islam, atau justru tidak dianjurkan?

Untuk menjawab hal ini, diperlukan pemahaman yang bersumber dari hadis, dalil, serta penjelasan para ulama agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam praktiknya.

Hukum Titip Doa kepada Orang yang Berangkat Haji

Secara hukum dasar, meminta atau menitipkan doa kepada orang yang sedang menunaikan ibadah haji maupun umrah diperbolehkan dalam Islam. 

ADVERTISEMENT

Baca Juga  Pokoknya Ada Teddy

Hal ini dijelaskan oleh Buya Yahya dalam kajiannya berjudul “Bolehkah Titip Doa ke Jemaah Haji agar Dibacakan di Depan Ka’bah” pada kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Ia menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melakukan hal serupa. Ketika Sayyidina Umar bin Khattab hendak menunaikan ibadah umrah atau haji, Nabi SAW bersabda:

لَا تَنْسَنَا يَا أَخِي مِنْ دُعَائِكَ

Artinya: “Jangan lupakan aku, wahai saudaraku, dalam doamu”.

Pernyataan ini menjadi dasar bahwa meminta didoakan oleh orang yang sedang beribadah di tanah suci memiliki landasan yang kuat.

No More Posts Available.

No more pages to load.