Bonus Demografi dan Harapan dari Tanah dan Laut Seram Bagian Timur

oleh -197 views

Oleh: Khairuz Salampessy, Pegiat lingkungan

Pagi ini saya membaca sebuah artikel tentang program hilirisasi sagu yang tengah digagas oleh Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri. Inisiatif itu menghangatkan hati saya, mengingatkan pada satu percakapan dengan teman saya yang kini duduk di DPRD SBT, Fathul Kwairumaratu.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, SBT saat ini sedang berada dalam masa emas, usia produktif mendominasi. Kita tengah diberi kesempatan langka, yang oleh banyak ahli disebut sebagai bonus demografi. Dan jika dikelola dengan benar, ini bukan sekadar peluang, tapi titik balik sejarah.

Ini adalah saat di mana kita bisa mulai membalikkan ketertinggalan menjadi kekuatan, asal dibarengi kesadaran bahwa potensi manusia jauh lebih penting daripada sekadar angka belanja pembangunan.

Namun kita pun harus jujur melihat kenyataan, SBT tidak bisa hanya berharap pada APBD yang kecil. Anggaran terbatas takkan cukup untuk menghidupi seluruh cita-cita besar. Maka pilihan satu-satunya adalah memaksimalkan potensi yang ada. Dari tanah yang memberi sagu hingga laut yang menyimpan ikan dan hasil alam lainnya. Tapi potensi tak berarti apa-apa tanpa pengetahuan. Karena itu, yang kita butuhkan bukan hanya pembangunan fisik, tapi pembangunan manusia.

No More Posts Available.

No more pages to load.