BPS Maluku Tenggara Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Daerah

oleh -42 views
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis untuk menghadirkan gambaran utuh kondisi perekonomian, sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Foto: Iren

Porostimur.com, Langgur – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis untuk menghadirkan gambaran utuh kondisi perekonomian, sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Taman Landmark Kota Langgur, Senin (15/6/2026).

Menurut Freddy, SE 2026 akan menghasilkan data komprehensif yang mencakup jumlah dan persebaran usaha, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau, hingga potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan.

“SE2026 membawa terobosan besar yang akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Cakupannya jauh lebih lengkap dibandingkan Sensus Ekonomi 2016 karena kali ini juga mencakup sektor pertanian,” ujarnya.

Disebut “Sensus Semesta”, Cakupan Lebih Luas

Freddy menjelaskan, sensus kali ini tidak hanya berfokus pada pendataan pelaku usaha, tetapi juga memuat data sosial ekonomi keluarga. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi masyarakat.

Baca Juga  Politikus Demokrat Sebut Kesepakatan AS-Iran sebagai Kekalahan Telak Trump

“Karena cakupannya sangat luas, kami menyebut SE2026 sebagai sensus semesta, sebab di dalamnya mencakup unsur Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan Sensus Ekonomi,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.