Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam membangun budaya kritis, melahirkan gagasan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Ajak Peserta Belajar Nilai Pela Gandong
Dalam kesempatan tersebut, Hendrik juga mengajak seluruh peserta LK III menjadikan Maluku sebagai ruang pembelajaran tentang pentingnya persaudaraan, toleransi, dan perdamaian.
Ia menekankan bahwa falsafah hidup Pela Gandong dan Siwalima merupakan warisan budaya Maluku yang mengajarkan semangat persatuan di tengah keberagaman.
Gubernur berharap seluruh rangkaian Advance Training mampu melahirkan kader-kader HMI yang memiliki wawasan luas, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, inovatif, serta mampu menjadi pelopor persatuan dan pembangunan bangsa.
Pembukaan LK III Tingkat Nasional Badko HMI Maluku turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dan Kota Ambon, pimpinan DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Wali Kota Ambon, Wakil Wali Kota Tual, pimpinan perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN, BUMD, jajaran KAHMI, Badko HMI Maluku, para senior HMI, serta peserta LK III dari berbagai daerah di Indonesia.
(Richard Solissa)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









