Ia menambahkan, pelestarian budaya juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.
“Anak-anak yang saat ini duduk di bangku sekolah dasar merupakan pemegang estafet kepemimpinan masa depan yang tidak hanya harus cerdas secara intelektual dan teknologi, tetapi juga wajib memahami akar budayanya,” tegasnya.
Peran Bersama Lindungi Anak
Di tengah derasnya arus globalisasi, Ely mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap anak dari berbagai pengaruh negatif modernisasi, seperti pergaulan tidak sehat, penyalahgunaan gawai dan media sosial, kekerasan, hingga perundungan.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pihak sekolah, orang tua, maupun masyarakat, untuk memperkuat sinergi dalam membimbing dan mengawasi anak-anak.
Menurutnya, pendidikan dan pengasuhan harus berjalan beriringan guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SD Negeri 2 Ambon, para orang tua, dan seluruh pihak. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dunia pendidikan dalam menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya Maluku,” pungkasnya.
(red/mcambon)









