Dengan perluasan layanan tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak warga memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya dan mendapatkan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan penyakit.
Edukasi Libatkan Dokter Spesialis, BPJS Kesehatan, dan Tim Puskesmas
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, Thin Jamco, S.Kep., menjelaskan bahwa edukasi layanan kesehatan bagi 112 peserta dengan hipertensi menghadirkan narasumber dari berbagai bidang profesi kesehatan.
Tim narasumber terdiri atas dokter spesialis penyakit dalam, Kepala BPJS Kesehatan Aru, dokter yang merupakan Training of Trainers (TOT) Tata Laksana Stroke, serta tenaga kesehatan dari puskesmas.
Pelibatan narasumber lintas profesi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pengelolaan hipertensi, pentingnya kepatuhan terhadap penanganan medis, serta akses terhadap layanan kesehatan.
Hipertensi perlu mendapat perhatian karena tekanan darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk stroke. Karena itu, pemeriksaan berkala, penerapan pola hidup sehat, dan penanganan sesuai anjuran tenaga medis menjadi bagian penting dalam pengendalian penyakit tersebut.









