Program ini, lanjut Bassam, merupakan bagian dari visi keislaman yang ingin ditanamkan dalam tata kelola pemerintahan, di mana tokoh agama diberikan tempat yang terhormat dan strategis dalam membina masyarakat yang harmonis, berakhlak, dan religius.
Disambut Hangat oleh Warga dan Tokoh Agama
Kebijakan ini disambut dengan rasa haru dan bangga oleh masyarakat dan para tokoh agama di Desa Hatejawa.
Mereka menganggap bahwa program umrah gratis bukan hanya hadiah, melainkan pengakuan atas kontribusi nyata para imam dan tokoh agama yang senantiasa menjaga nilai-nilai Islam di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Warga berharap agar program ini terus berlanjut dan diperluas hingga mencakup guru mengaji, ustaz kampung, dan tokoh agama lainnya yang selama ini bekerja dalam senyap demi keberlangsungan pendidikan keagamaan di desa-desa terpencil. (Amirudin Irsad)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










