“Para buzzer cuman membuat kita kalah mental. Hanya satu tujuannya, membuat kita diam seribu bahasa. Bila kita sudah diam maka penguasa tertawa tertawa terbahak-bahak. Saatnya bangkit rebut kembali demokrasi yang katanya berpancasila. Semua mempunyai hak yang sama di depan UU. Boleh bersuara asal bertanggung jawa,” salah satu penggalan lirik lagu ‘Buzzer’.
Kehadiran lagu ‘Buzzer’ ini sekaligus jawaban atas tudingan orang-orang yang menilai Iwan Fals tidak kritis lagi sejak pemerintahan Jokowi.
(red/bs)




