Catatan HUT Ke-50 Malari: Makzulkan Jokowi

oleh -622 views

Conni Rahakundini Bakri ketika tampil di panggung, berbicara hal yang sama. Menurutnya era Jokowi sudah berakhir. Namun, politik dinasti dan kehancuran demokrasi akan berlanjut jika penerusnya, yakni Prabowo-Gibran, berkuasa. Ini harus dilawan.

Gatot Nurmantyo dalam orasinya mengatakan bahwa kemarahan rakyat saat ini sudah sampai pada puncaknya terkait demokrasi. Potensi kecurangan yang sangat besar dalam pilpres ke depan, karena keinginan politik dinasti, membahayakan keberlanjutan Indonesia. Mengutip laporan Survei Pemuda ICMI diberbagai daerah, akan ada gerakan memisahkan diri dari Indonesia di beberapa daerah jika pemilu berlangsung curang.

Berdasarkan itu Gatot menghimbau adanya gerakan bersama membangun posko-posko siaga rakyat memantau kecurangan pemilu nanti. Di semua daerah.

Baca Juga  Belanda vs Jepang Berakhir Imbang 2-2, Duel Sengit Warnai Grup F

Hariman akhirnya menutup acara yang panas tersebut dengan catatan bahwa demokrasi harus diselamatkan. Ambisi-ambisi Jokowi harus dihentikan. Penghancuran demokrasi oleh Jokowi bisa karena kesalahan jiwa Jokowi atau kelemahan “civil society”. Oleh karena itu, kaum aktivis harus menyelamatkan demokrasi.

HUT Malari kali ini dengan tagline “Last Battle for Demokrasi: Lawan Politik Dinasti” menjadi acuan semua aktifis pro demokrasi di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.