“Kapal tiba di Surabaya tanggal 26 Februari kemudian dilakukan aktivitas bongkar muat tanggal 27 Februari dan saat itu ditemukan ODGJ itu di dalam kontainer,” ujarnya.
Menurut Diman, polisi baru mengetahui kabar bahwa Joseph ikut berlayar bersama kapal tersebut setelah mendapatkan informasi dari petugas di Surabaya pada 28 Februari 2023.
“Dia cukup lama di dalam kontainer, tapi kita bersyukur dia tidak kenapa-kenapa, kita bersyukur dia masih hidup,” katanya.
Hidup sebatang kara
Diman mengaku Joseph sangat dikenal di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.
Sebab, pria OGDJ itu kerap bermain di kawasan tersebut. Joseph juga kerap terlihat tidur-tiduran di dalam kontainer yang ada di area pelabuhan tersebut.
Warga dan pedagang di kawasan itu kerap memberikan makanan kepadanya.
“Perlu saya jelaskan juga bahwa Joseph ini setiap saat saat itu ada di wilayah pelabuhan, ia sering bermain di kontainer tapi kita keluarkan dia,” katanya.
Setelah mendapatkan laporan soal kejadian itu, Diman mengaku, pihaknya bersama perusahaan penyedia kontainer langsung mencari keluarganya yang ada di Dobo untuk memberitahukan kejadian itu.
Namun, ternyata tidak ada lagi satu pun keluarga Joseph yang ada di wilayah itu.
“Jadi setelah kami dapat informasi itu saya bersama kepala Cabang Temas Dobo langsung cari keluarganya tapi dia ini tidak punya saudara lagi, ada kakaknya, tapi sudah meninggal jadi dia ini sudah yatim piatu, sesekali kita juga kasih makan dia,” katanya.





