Ciptakan rasa betah dan nyaman bagi tamu Pesparani

oleh -94 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Seluruh pemilik hotel dan penginapan diwajibkan meningkatkan kebersihan lingkungan, agar para tamu bisa betah dan merasa nyaman, serta ada kesan yang baik dari semua tamu saat berkunjung ke Kota Ambon.

Sikap ini merupakan pelayanan yang terbaik kepada tamu yang hadir pada Pesparani nanti.

Hal ini ditegaskan Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Republik Indonesia (PHRI), Tenny Barlola, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Rabu (24/10).

Mewujudkan itu, akunya, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemilik hotel, penginapan dan restoran yang ada di Kota Ambon.

”Kami terus melakukan komunikasi bersama seluruh pemilik hotel yang ada di kota ambon agar dapat melakukan berbagai perbaikan dan pembenahan terhadap fasilitas dan infrastruktur yang kurang, namun yang pasti kita tetap dukung pelaksanaan kegiatan keagamaan bertaraf nasional ini,” ujarnya.

Baca Juga  Update Corona 28 April: Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia Jadi 773 Orang

Bentuk kerjasama riil di lapangan antara PHRI dengan Panitia Pelaksana bidang Akomodasi, jelasnya, yakni mengunjungi langsung hotel dan penginapan di Kota Ambon.

Dimana, langkah ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh hotel dan penginapan, jika ada yang kurang ditambahkan, yang belum agar secepatnya dibenahi.

”Kami juga sudah menghimbau kepada seluruh restoran agar dapat meningkatkan pelayanan dan kebersihan agar ada kesan yang baik dari tamu yang datang berkunjung di pulau raja – raja ini,” tegasnya.

Sesuai prediksi LP3KN sebelumnya, terangnya, total tamu yang hadir berkisar antara 5000 hingga 8000-an orang.

Dimana, jumlah ini akan fluktuatif sesuai tingkat partisipasi masing-masing provinsi dalam mengirimkan anggota delegasi/kontingennya.

Baca Juga  Kronologi Persoalan BNI Cabang Ambon yang Melibatkan Tata Ibrahim

Mengantisipasi tidak tertampungnya kontingen dan para tamu, tambahnya, pihaknya juga sudah melakukan persiapan dengan menyiapkan lokasi tambahan seperti balai-balai pendidikan dan latihan (Diklat) yang ada di Kota Ambon.

”Karena sesuai dengan perkiraan kami, tamu yang hadir pasti melampaui jumlah hotel dan penginapan, pasti tidak akan menampung semua yang hadir. Karena itu, kita siapkan juga balai-balai yang ada,” pungkasnya. (keket)