Dalih Periksa BBM, Tiga Orang Diduga Minta Rp10 Juta ke Pemilik Toko di Piru

oleh -305 Dilihat
Dalih Periksa BBM, Tiga Orang Diduga Minta Rp10 Juta ke Pemilik Toko di Piru

Kendaraan tersebut disebut disewa dengan biaya sekitar Rp500 ribu.

Sebelum menuju Toko Fany, rombongan terlebih dahulu mendatangi Dusun Pulau Osi. Tujuannya disebut untuk mencari informasi mengenai dugaan penimbunan BBM, BBM oplosan, maupun aktivitas distribusi BBM yang diduga tidak sesuai ketentuan.

Namun, dari penelusuran tersebut, mereka disebut tidak menemukan aktivitas sebagaimana informasi yang hendak dicari.

Rombongan kemudian meninggalkan Pulau Osi dan bergerak kembali menuju Piru. Dalam perjalanan itulah mereka mendatangi Toko Fany.

Kedatangan tersebut kemudian menjadi titik awal perkara yang kini masuk dalam penanganan kepolisian.

Pemeriksaan Stok BBM Berujung Dugaan Permintaan Rp10 Juta

Di Toko Fany, ketiga orang tersebut bertemu dengan pemilik usaha. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan terhadap stok BBM yang berada di lokasi.

Baca Juga  Belasan Titik Jalan Berlubang di Kampus Unpatti, Mahasiswa Desak Rektor Segera Bertindak

Pemeriksaan disebut berkaitan dengan informasi mengenai aktivitas perdagangan maupun penyimpanan BBM. Namun, persoalan kemudian berkembang ketika salah satu dari mereka, DT, diduga meminta uang kepada pemilik toko.

Nilai yang disebut diminta mencapai Rp10 juta. Permintaan tersebut kemudian menjadi dasar laporan dan penanganan perkara oleh aparat Polres SBB sebagai dugaan pemerasan.

Polisi kini perlu mengurai secara menyeluruh bagaimana ketiga orang tersebut dapat melakukan pemeriksaan terhadap stok BBM milik warga, dalam kapasitas apa mereka datang, serta apa dasar kewenangan yang digunakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.