Danlanud Dumatubun Hadiri Lomba Menyanyi Tradisonal dan Tiup Seruling Khas Pulau Kei

oleh -325 views

Porostimur.com | Langgur: Alat musik tradisional suling bambu dari Kabupaten Maluku Tenggara khususnya pulau Kei sangat berbeda dengan suling bambu yang berada di daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Bupati Maluku Tenggara, H. Muhamad Thaher Hanubun menjelaskan, suling bambu adalah salah satu jenis alat musik tradisional yang tidak asing lagi bagi masyarakat, karena alat musik ini telah menjadi alat musik tradisional di banyak negara termasuk juga di Indonesia.

Lebih lanjut Bupati Maluku Tenggara mengatakan, secara khusus di Pulau Kei, instrumen suling bambu memiliki perbedaan dengan suling bambu dari daerah lain.

“Tak seperti suling bambu dari Jawa yang memiliki skala nada pentatonik lima not per oktaf, suling bambu Maluku mengadopsi skala diatonik persis alat musik barat. Ini membuat suling bambu Maluku mudah menaikan komposisi lagu barat modern maupun padu klasik,” jelas Hanubun di sela-sela lomba menyanyi tradisional dan tiup suling bambu dalam rangka memperingati hari leluhur masyarakat Pulau Kei Nendit Sakmas di Desa Semawi, Kecamatan Kei Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (2-9-2021).

Untuk itu, event lomba menyanyi tradisonal dan tiup musik bambu yang diselenggarakan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dan upaya pengembangan musik sebagai ciri khas dan identitas masyaralat Pulau Kei.

No More Posts Available.

No more pages to load.