Sebaliknya, kekuasaan yang memiliki etika akan menghormati hukum bahkan ketika hukum itu tidak menguntungkan dirinya.
Pada akhirnya, mungkin ukuran keberhasilan sebuah republik bukanlah seberapa kuat penguasanya.
Justru sebaliknya.
Republik yang matang adalah republik yang kekuasaannya cukup kuat untuk bekerja, tetapi cukup beradab untuk membatasi dirinya sendiri.
Di situlah hukum tidak lagi sekadar menjadi pagar.
Ia menjadi budaya.
Dan kekuasaan tidak lagi sekadar menjadi kewenangan.
Ia menjadi amanah.
Surabaya, 5 September 2026









