Porostimur.com, Ambon – Penjelasan Kodam XV/Pattimura mengenai penataan kawasan Sungai Waitomu, Kota Ambon, yang disebut berorientasi pada manfaat masyarakat, belum meredakan sorotan publik. Sejumlah warganet masih mempertanyakan alasan pembangunan dilakukan di kawasan sungai, status perizinan, serta sikap pemerintah dan instansi berwenang terhadap konstruksi tersebut.
Dalam kolom komentar pada unggahan Mario Huliselan Kaqsina, sejumlah pengguna media sosial menyampaikan kritik dan meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka agar polemik tidak berkembang tanpa kejelasan.
Hen Watubun, salah satu warganet, mempertanyakan alasan pembangunan yang berkaitan dengan pertahanan militer dilakukan di kawasan sungai, bukan di wilayah perbatasan negara.
“Kalau mau bangun pertahanan militer ke perbatasan negara sana, bukan di air kali,” tulis Hen dalam komentarnya.
Komentar tersebut menunjukkan adanya pertanyaan publik mengenai alasan pemilihan lokasi pembangunan dan kesesuaiannya dengan fungsi kawasan sungai.
Sementara itu, Mimi Zuar menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan pembangunan di atas sungai dan dampaknya terhadap masyarakat kecil.
“Pokoknya kalau sampai jadi pembangunan di atas sungai, maka siap-siap rakyat kecil ikut membangun di atas sungai,” tulisnya.









