Dari Kawan Jadi Lawan, Elon Musk Kini Dukung Pemakzulan Trump

oleh -190 views
Presiden Donald Trump mendengarkan Elon Muskyang ditemani putranya X Æ A-Xii, berbicara di Ruang Oval Gedung Putih, Selasa 11 Februari 2025, di Washington. (AP/AP)

“Saatnya untuk menjatuhkan bom yang sangat besar,” tulis Musk.

“Trump ada dalam berkas Epstein. Itulah alasan sebenarnya berkas tersebut belum dipublikasikan,” tulisnya.

“Tandai postingan ini untuk masa mendatang. Kebenaran akan terungkap,” lanjutnya.

Trump pun merespons melalui Truth Social. Ia memuji RUU yang diajukan DPR sebagai RUU besar dan indah dan menilai Musk seharusnya menyatakan penolakannya sejak lama. “Jika RUU ini tidak disahkan, akan ada kenaikan pajak sebesar 68% dan dampak buruk lainnya. Saya di sini bukan untuk membuat kekacauan, tapi untuk memperbaikinya. Ini akan membawa Amerika menuju kejayaan kembali,” tulis Trump.

Menanggapi pernyataan-pernyataan panas ini, Gedung Putih memberikan komentar resmi. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyatakan, ini adalah episode yang tidak menyenangkan dari Elon, yang kecewa karena RUU tidak memuat kebijakan yang diinginkannya. “Presiden fokus pada pengesahan undang-undang bersejarah ini untuk membuat negara kita hebat kembali,” jelasnya.

Baca Juga  Talud TPU Ambruk di Batu Merah, 10 Kerangka Jenazah Berserakan

Ketegangan antara Elon Musk dan Donald Trump kini menjadi perhatian publik dan media internasional, menambah dinamika baru dalam lanskap politik Amerika menjelang pemilihan mendatang.

(red/beritasatu)

No More Posts Available.

No more pages to load.