David Glen Oi, Malut United FC, dan Bayang-bayang Skandal Izin Tambang di Malut

oleh -2,463 views

Porostimur.com, Ternate – Di balik gemuruh sorak-sorai suporter dan gemerlap lapangan hijau, ada bayang panjang bisnis tambang yang menyusup pelan-pelan ke dunia sepak bola Maluku Utara. Nama David Glen Oei—pengusaha tambang yang kini menjelma sebagai pemilik klub Malut United FC—tengah menjadi sorotan. Bukan semata karena klubnya yang naik daun, tetapi karena jejaknya yang terendus dalam pusaran kasus korupsi izin tambang yang membelit mantan Gubernur Maluku Utara Almarhum Abdul Gani Kasuba.

Musim ini, Malut United tampil mengesankan. Klub sementara bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha (GKR) Ternate itu mengibarkan harapan baru bagi sepak bola timur Indonesia. Tapi bagi sebagian warga Halmahera, kemajuan klub ini menyimpan ironi. Di Pulau Gebe dan wilayah tambang lainnya, aktivitas eksploitasi nikel terus membekas dalam bentuk kerusakan lingkungan dan konflik sosial. Dan salah satu perusahaan yang disebut-sebut memiliki konsesi di sana adalah PT Mineral Trobos—perusahaan cangkangnya di mana David Glen menjabat sebagai komisaris utama.

Baca Juga  Resmikan Gedung Baru SMPN 13 Tual, Wali Kota Tekankan Pendidikan Berkarakter

David tak asing bagi kalangan elite bisnis dan politik. Pria berdarah Maluku ini sempat dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Oktober 2024 sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Almarhum Abdul Gani Kasuba. Kala itu, penyidik mendalami keterlibatannya dalam proses pengurusan izin usaha pertambangan (IUP) di Maluku Utara, termasuk dugaan aliran dana kepada broker tambang Muhaimin Syarif—salah satu tokoh sentral dalam skandal perizinan yang kini mendekam di penjara.

No More Posts Available.

No more pages to load.