Deretan Kontroversi VAR di Piala Dunia 2026, dari Gol Dianulir hingga Penalti yang Diperdebatkan

oleh -52 views
Penggunaan Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi sorotan sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026. Alih-alih mengakhiri perdebatan, teknologi tersebut justru memunculkan sejumlah keputusan kontroversial yang memengaruhi hasil pertandingan dan nasib beberapa tim peserta.

Secara keseluruhan, lima gol dianulir dalam pertandingan tersebut. Portugal akhirnya menang 2-1 dan melaju ke babak 16 besar, sementara Kroasia harus mengakhiri langkahnya di turnamen.

Gol Iran Dianulir, Kolombia Gagal Menang

Kontroversi juga mewarnai laga Iran kontra Mesir pada pertandingan terakhir Grup G. Shoja Khalilzadeh sempat mencetak gol pada masa injury time yang diyakini membawa Iran lolos ke babak 32 besar. Namun, setelah meninjau ulang melalui VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena offside.

Laporan media Al Jazeera menyebutkan posisi offside hanya terpaut sekitar satu milimeter. Keputusan itu membuat skor tetap 1-1 dan menggagalkan langkah Iran ke fase gugur.

Nasib serupa dialami Kolombia saat menghadapi Portugal. Davinson Sánchez mengira telah mencetak gol kemenangan lewat sundulan pada menit-menit akhir pertandingan.

Namun, hakim garis langsung mengangkat bendera. Hasil pemeriksaan VAR menunjukkan ujung sepatu Sánchez berada sedikit melewati garis pertahanan Portugal sehingga gol dibatalkan.

Baca Juga  Masyarakat Adat Tanimbar Tolak Pengalihan Status Tanah Adat, Desak Pengakuan Hak Ulayat

Penalti dan Pelanggaran Jadi Perdebatan

Kontroversi VAR juga muncul dalam laga Inggris melawan Ghana. Pada menit ke-79, Ezri Konsa dinilai mengenai Prince Kwabena Adu di dalam kotak penalti sebelum menyentuh bola. Meski tayangan ulang memperlihatkan adanya kontak, wasit tidak memberikan penalti dan VAR tidak merekomendasikan peninjauan ulang.

No More Posts Available.

No more pages to load.