Desak Copot Hendrata Thes, P-MAK Kembali Geruduk DPP Demokrat

oleh -50 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi(P-MAK) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Rumah Aspirasi DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi No.10, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/21019).

Dalam aksinya, mereka mendesak pimpinan partai berlambang Mercy itu agar segera mencopot Hendrata Thes dari jabatannya selaku Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara.

Hendrata dianggap mencemarkan nama baik partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, karena diduga terlibat praktek korupsi. 

View this post on Instagram

Aksi P-MAK Rumah Aspirasi DPP Demokrat

A post shared by Dino Umahuk (@valdinho74) on

Aksi ketiga ini dilakukan setelah aksi pertama dan kedua terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes beberapa waktu lalu.

“Aksi demo kali ini merupakan lanjutan dari dua aksi sebelumnya pada minggu lalu,” ucap Fandi Wakano selaku Koordinator Lapangan.

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa ini membawa poster dan spanduk bergambar foto wajah Hendrata Thes.

Baca Juga  Kemenkumham Malut Selenggarakan Kegiatan Upaya Pencegahan Potensi Pelanggaran Kekayaan Intelektual di Kab Pulau Morotai

P-MAK sendiri merupakan aliansi pemuda dan mahasiswa yang lahir dari kumpulan aktivis-aktivis mahasiswa dan pemuda yang berasal dari Kepulauan Sula, Maluku Utara dan Maluku yang berkuliah dan beraktivitas di Jakarta.

Pantauan media ini, masa menuntut Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar segera mencopot Hendrata Thes dari jabatannya selaku Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara.

Pasalnya, Hendrata dianggap terlibat sejumlah praktek korupsi di Kabupaten Kepulauan Sula yang diduga melibatkan Hendrata Thes, yakni kasus Jaringan Irigasi Modapia, Reklamasi Pantai Sanana, Bendungan Waibugis, Bandungan Kaporo dan jalan Waitinagoi-Wailoba, yang merugikan keuangan negara puluhan milyar rupiah, sejak 2014 lalu.

Dugaan korupsi tersebut juga berdasarkan hasil dari BPK yang menemukan kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga  Waspada! Cuaca Ekstrem Bakal Terjadi di Libur Natal dan Tahun Baru

Adapun beberapa fakta temuan BPK yang telah dijadikan rekomendasi, yang diungkap P-MAK sebagaimana rilis yang diterima redaksi adalah:

1. Terjadi kekurangan volume pekerjaan jalan waitinagoi-wailoba senilai Rp 1.066.694.558,08 dari total anggaran senilai RP11.560.236.590,00, yang saat ini sudah di proses oleh Penyidik Tipikor Polres Kepulauan Sula.

2. Kelebihan pembayaran pada pekerjaan bendungan dan jaringan irigasi di Desa Auponhia senilai Rp1.092.771.613,35 dan denda yang belum dikenakan senilai Rp Rp60.008.686,99, dari total anggaran senilai Rp 11.292.633.516,73.

3. Bendungan dan jaringan irigasi di desa kaporo yang belum dikenakan denda keterlambatan senilai Rp489.680.456,70.

4. Realisasi belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan pada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sesuai ketentuan dan terdapat kekurangan volume senilai Rp 1.548.549.356.,85 dan belum dikenakan denda keterlambatan senilai Rp178.815.363,54.

Baca Juga  Stroke di tengah laut, ABK KM Harapan Indah dieavakuasi

5. Realisasi belanja modal jalan, irigasi dan jaringan pada Dinas Perhubungan senilai Rp 197.991.835,97 dan kekurangan volume
Pada PUPR Rp1.350.557.520,61 dan denda keterlambatan yang belum dikenakan senilai Rp 178.815.363,54.

6. Realisasi belanja modal gedung dan bangunan pada tiga OPD tidak sesuai ketentuan dan keterlambatan kekurangan volume senilai Rp 855.017.478,94.

Sementara itu, Zul Sangadji salah satu orator menyampaikan, jika dalam satu minggu DPD Partai Demokrat tidak menindaklanjuti kasus tersebut, maka P-MAK akan kembali turun dengan membawa massa lebih banyak lagi sampai kasus bupati ini diproses hukum,“ tegasnya.

Ia beranggapan Hendrata Thes telah mencemarkan nama baik partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, dan tidak layak menjadi Ketua DPD Partai karena diduga terlibat praktek korupsi. (red/rtl/ris)

View this post on Instagram

Demo P-MAK Rumah Aspirasi DPP Demokrat

A post shared by Dino Umahuk (@valdinho74) on