Dalam tradisi birokrasi di banyak daerah, kendaraan dinas yang bernilai tinggi seperti Lexus LX‑570 biasanya akan Disimpan sebagai aset cadangan untuk pejabat setingkat gubernur atau tamu negara; atau dilelang/dipindahtangankan sesuai prosedur bila dianggap sudah tidak efisien.
Namun, hingga kini, belum ada pengumuman lelang maupun penetapan status baru atas kendaraan tersebut.
Penutup
Mobil dinas Lexus yang pernah menjadi simbol kekuasaan dan kemewahan Gubernur Maluku Murad Ismail kini telah menjadi milik negara kembali. Namun pertanyaan publik masih menggantung: apakah kendaraan itu kini menganggur di garasi pemprov atau telah digunakan secara optimal untuk kepentingan rakyat? Transparansi dan pelaporan aset seharusnya menjadi perhatian utama pejabat pemerintah demi menjaga kepercayaan publik. (Tim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









